Apakah Seorang Muslim Dilarang Merayakan Valentine ?

Hi, Sobat Infogokil Mungkin sobat sudah tidak asing lagi kalau saya menyebut hari "Valentine" yap, dalam kalangan anak muda sekarang valentine identik dengan sebutan "Hari Kasih sayang".



Hari tersebut dirayakan sebagai suatu perwujudan cinta kasih seseorang. Perwujudan yang bukan hanya untuk sepasang muda-mudi yang sedang jatuh cinta. Namun, hari tersebut memiliki makna yang lebih luas lagi. Di antaranya kasih sayang antara sesama, pasangan suami-istri dan lain sebagainya nya.

Pertanyaannya :
Benarkah Seorang Muslim tidak boleh merayakan hari valentine?

Berikut Adalah Ulasan Mengenai Asal Usul Hari Valentine Yang saya dapat dari
berbagai sumber :

Perayaan Valentine’s Day adalah Bagian dari Syiar Agama Nasrani

Valentine’s Day menurut literatur ilmiyah  dapat menunjukkan bahwa perayaan itu bagian dari simbol agama Nasrani.

Bahkan kalau mau dirunut ke belakang, sejarahnya berasal hari upacara ritual agama Romawi kuno. 

Ketika agama Kristen Katolik menjadi agama negara di Roma, penguasa Romawi dan para tokoh agama katolik Roma mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani,

Adalah Paus Gelasius I pada tahun 496 yang memasukkan upacara ritual Romawi kuno ke dalam agama Nasrani, sehingga sejak itu secara resmi agama Nasrani memiliki hari raya baru yang bernama Valentine’s Day.


The Encyclopedia Britania, vol. 12, sub judul: Chistianity, menuliskan penjelasan sebagai berikut: “Agar lebih mendekatkan lagi kepada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St. Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari .

Keterangan seperti ini bukan keterangan yang mengada-ada, sebab rujukannya bersumber dari kalangan barat sendiri. Dan keterangan ini menjelaskan kepada kita, bahwa perayaan hari valentine itu berasal dari ritual agama Nasrani secara resmi. Dan sumber utamanya berasal dari ritual Romawi kuno. Sementara di dalam tatanan aqidah Islam, seorang muslim diharamkan ikut merayakan hari besar pemeluk agama lain, baik agama Nasrani ataupun agama paganis dari Romawi kuno.

"Katakanlah: Hai orang-orang non muslim. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah. Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah menjadi penyembah Tuhan yang Aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku. "

Nah,  Sekarang Sobat Muslim Sudah Taukan mengapa dalam islam kita dilarang merayakan hari Valentine. Namun semua itu saya kembalikan kepada sobat masing2 mau ikut merayakanya atau tidak. karena dalam islam setiap hari adalah hari kasih sayang.

Semoga Bermanfaat :D 

Suka Atikel ini ? Bagikan :
Jika Agan Merasa Artikel Dalam Blog ini Menarik, Silahkan Support Kami Dengan Mengklik Tombol Like / Follow dibawah ini. Supaya Agan Bisa Mendapatkan Update Artikel terbaru dari blog ini.
Description: Apakah Seorang Muslim Dilarang Merayakan Valentine ?, Rating: 4.5, Reviewer: Rauf Ashari, ItemReviewed: Apakah Seorang Muslim Dilarang Merayakan Valentine ?

Ditulis Oleh : Rauf Ashari ~ Kumpulan Info Unik, Gokil, Lifestyle, Kreativitas, dll

Terimakasih sudah membaca artikel yang berjudul Apakah Seorang Muslim Dilarang Merayakan Valentine ? semoga bermanfaat dan terimakasih juga atas kunjungan serta kesediaannya membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat sobat sampaikan melalui kotak komentar dibawah ini.

5 komentar:

 

Google+ Followers

Fan Page

Pengikut